Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label HOSPITALITY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HOSPITALITY. Tampilkan semua postingan
Persiapan Sebelum Tes Wawancara Pekerjaan

Persiapan Sebelum Tes Wawancara Pekerjaan



Persiapan sebelum tes wawancara pekerjaan

1.Persiapkan alat tulis
Persiapkan alat tulis, ballpoint, pensil dan penghapus, karena selain wawancara Anda juga diminta mengisi formulir lamaran pekerjaan dan mengerjakan tes tertulis. Salah satu hal sepele yang selalu tertinggal namun ini perlu! Gak lucu kan kalau gagal ditahap ini cuma karena keteledoran kita dan ini sering terjadi lho.

2.Seminggu sebelumnya
Pergi ke tukang cukur dan rapikan rambut Anda karena rambut yang dicukur mendadak, untuk bentuk dan proposinya belum mapan, menurut pengetahuan, rambut akan berbentuk mapan setelah usia rambut satu minggu. 

3.Sehari sebelumnya 
Pelajari transportasi menuju lokasi wawancara beserta rutenya, jangan sampai pada hari H Anda terlambat dikarenakan mencari alamat yang dituju

4.Dua malam sebelumnya 
Siapkan pakaian Anda, cari pakaian formal yang terbaik yang anda punya atau yang bersih, rapih disetrika, dan wangi.

5.Dua jam sebelumnya
Pergi ke kamar mandi, pastikan perut Anda sehat, tidak mules dan buang air kecillah sebelumnya.

Baca juga : Pertanyaan yang sering ditanyakan saat wawancara

12 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan dalam Wawancara Kerja

12 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan dalam Wawancara Kerja

Wawancara kerja adalah salah satu tahapan dalam pencarian kerja yang cukup menantang dan rumit. Karena di tahapan ini, sang penilai bisa melihat jelas kepribadian dan cara seseorang mempresentasikan dirinya, untuk kemudian dinilai apakah pantas atau tidak bergabung dengan sebuah perusahaan. Salah satu persiapan terbaik adalah dengan memahami jenis dan tipe pertanyaan yang paling sering diajukan dalam wawancara. Tak hanya memahami pertanyaannya tapi juga mempersiapkan jawabannya dengan baik.


12 Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Dalam Wawancara Kerja

1. Ceritakan Tentang Diri Anda 
 Pertanyaan yang sangat sering muncul pada saat interview kerja. Persiapkan jawaban anda terbatas pada bidang pekerjaan yang anda kuasai sebelumnya. Bicarakan tentang karir anda sebelumnya, prestasi yang anda raih, hobi dan aktivitas terakhir yang anda jalani. Hindari menceritakan sisi negatif anda.

2. Kenapa Anda berhenti dari pekerjaan sebelumnya
 Jawablah dengan positif jenis pertanyaan ini. Meskipun anda berhenti karena ada masalah dengan dengan perusahaan atau kantor sebelumnya jangan ceritakan permasalahan tersebut. Katakan saja kalau saat ini anda ingin mencari kesempatan kerja yang lebih baik atau peluang melakukan sesuatu yang istimewa dalam karir anda. Jangan pernah menjelek-jelekan properti sebelumnya.

3. Pengalaman apa yang Anda miliki dalam bidang ini?
 Jawab se-spesifik mungkin mengenai keahlian anda di bidang yang anda lamar. Jika tidak memiliki pengalaman yang khusus setidaknya berikan jawaban yang mendekati keahlian yang dimaksud. 

4. Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?
 Pertanyaan ini hanya bisa dijawab jika anda telah melakukan penelitian terlebih dahulu tentang perusahaan tempat anda melamar. Jawab tentang aktivitas perusahaan tersebut seperti produk yang dijual atau informasi tentang profil perusahaan tersebut. Ceritakan history perusahaan yang anda lamar.

5. Apa yang Anda lakukan untuk mengembangkan pengetahuan Anda terakhir ini?
 Jawab ragam kegiatan positif yang telah anda lakukan, tentu saja yang berhubungan dengan pencapaian karir anda. 

6. Kenapa Anda tertarik bergabung dengan perusahaan ini?
 Hati-hati menjawab ini karena memerlukan pengetahuan anda tentang perusahaan dan karir jangka panjang yang ingin anda raih.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?
 Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup. Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan Jawaban atas pertanyaan ini.

8. Apakah Anda bisa bekerja dalam satu tim?
 Selalu jawab “iya” dan sebutkan pengalaman yang pernah anda lakukan saat bekerja sama dengan banyak orang.

9. Apa kelebihan Anda?
 Pertanyaan yang memerlukan jawaban luas tapi tetap fokus seperti misalnya kemampuan anda dalam memecahkan permasalahan, kemampuan memimpin, perilaku positif anda, kesanggupan bekerja di bawah tekanan atau kemampuan berorganisasi.

10. Apa kelemahan Anda?
 Jawab dengan diplomatis, seperti “Saya kurang percaya diri jika berbicara di hadapan orang banyak, tapi saat ini saya dalam proses mengatasinya karena ini sangat berkaitan dengan karir saya ke depan dan saya yakin bisa mengatasi hal ini”. atau “Kelemahan saya kurang bisa bekerja sendiri , jadi harus membangun teamwork yang solid”. Intinya setelah mengatakan kelemahan anda, sertakan usaha yang telah anda lakukan untuk mengatasi kelemahan anda tersebut.

11. Apakah Anda bersedia kerja lembur kapan saja bila diperlukan?
Jawaban untuk ini ada di anda. Jawablah dengan jujur dan berikan alasan yang tepat.

12. Apakah Anda ada pertanyaan untuk saya?
 Selalu siapkan pertanyaan anda. Ini menunjukan antusias anda bergabung di perusahaan. Contoh pertanyaan seperti deskripsi pekerjaan yang akan anda jalani atau proyek seperti apa yang saat ini dikerjakan perusahaan. Bisa juga anda memberi pertanyaan seputar manfaat yang didapat ketika menjadi karyawan di perusahaan.


Pengertian, Fungsi, dan Peran Front Office Bagi Hotel

Pengertian, Fungsi, dan Peran Front Office Bagi Hotel




THE MEANING OF FRONT OFFICE


Front office berasal dari bahasa inggris “front” yang berarti depan, dan “office” berarti kantor. Jadi front office adalah kantor depan. Dalam konteks pengertian hotel, kantor depan merupakan sebuah departemen di hotel yang letaknya di bagian depan. Tepatnya tidak begitu jauh dari pintu depan hotel atau lobby. Area ini merupakan tempat yang paling sibuk di hotel. Dengan lokasi dibagian depan maka front office termasuk dapartemen yang paling mudah dicari dan dilihat oleh tamu.

Untuk menyebut front office, sebagian hotel menggunakan istilah yang lain, yaitu guest service area (area pelayanan tamu). Oleh karena itu kepala dapertemennya disebut guest service manager. Sedangkan petugasnya disebut guest service agent. Namun, demikian istilah front office yang masih sering dipakai baik industri perhotelan maupun di kalangan edukasi.

Sedangkan kata front liner adalah sebutan untuk petugas kantor depan yang langsung berhubungan dengan tamu (direct guest contact seperti reception, cashier, guest relation officer, doorman dan bellboy).Sering kali ditemui pula istilah front desk yang merupakan sebutan lebih sempit untuk seksi penerima tamu. Di sebut front desk karena tugasnya di area counter (desk).



THE FUNCTION OF FRONT OFFICE  


Kantor depan hotel memiliki funsi-fungsi penting dalam penyelenggaraan hotel secara menyeluruh.

Fungsi tersebut meliputi:

1. Menjual kamar (reservasi, check-in dan check-out)
2. Menangani informasi, produk atau pelayanan dan informasi umum di luar hotel
3. Mengkoordinasi pelayanan tamu (koordinator dari departement lain di hotel)
4. Melaporkan status kamar (status kamar dapat di update secara manual/ komputerize)
5. Mencatat pembayaran tamu (guest bill/guest folio/guest account)
6. Menyelesaikan pembayaran tamu (pada saat check-out)
7. Menyusun riwayat kunjungan tamu (untuk tujuan peningkatan pelayanan)
8. Menangani telepon, peran, faksimili dan email
9. Menangani barang tamu dan barang-barang bawaannya


THE ROLE OF FRONT OFFICE


Dapartemen kantor depan mengemban misi yang sangat vital bagi keberhasilan bisnis hotel. Sebab produk yang menjadi pendapatan utama (main revenue/income) hotel adalah kamar. Sedangkan pendapatan terbesar kedua adalah dari makanan dan minuman (food & beverage).

Peranan kantor depan yang demikian penting menyebabkan dapartemen tersebut diberi sebutan yang menggambarkan pusat dimana semua departemen lain tergantung padanya. Tanpa kantor depan aktivitas hotel menjadi terganggu. Bahkan pada akhirnya roda perputaran produk dan pelayanan akan berhenti. Demikian dengan kesan pertama dan terakhir yang akan menentukan hasrat dan motivasi tamu untuk kembali lagi atau tidak ke hotel.

PERANAN KANTOR DEPAN BAGI HOTEL  :


1. Kesan pertama dan sekaligus kesan terakhir bagi tamu yang menginap di hotel
2. Sebagai pusat sarafnya hotel
3. Sebagai pusat komunikasi
4. Menjaga hubungan dengan tamu dan dapartemen lain di hotel
5. Urat nadi utama sebuah hotel
6. Jantungnya Hotel
7. Sumbunya hotel
8. Pusat koordinasi pelanan  hotel
9. Konter Informasi bagi tamu
10. Sumber Informasi potensial bagi penjualan dan pemasaran hotel



Different behavior style with DISC Theory

Different behavior style with DISC Theory

Different behavior style - Setiap orang memiliki tingkah laku yang berbeda-beda. Perbedaan faktor disetiap individu yang mempengaruhi hal tersebut. Jika kita bekerja di perusahaan yang menuntut kita memberikan kenyamanan terhadap guest maka mempelajari “different behavior style” sangat penting.



William Moulton Marston (9 Mei 1893 - 2 Mei 1947), juga dikenal dengan nama Charles Moulton, adalah seorang psikolog Amerika, penemu, penulis self-help, dan penulis buku komik yang menciptakan karakter Wonder Women. 


Teori DISC dan William Moulton Marston

Cover of Emotions of Normal People Model Perilaku DISC pertama kali diajukan oleh William Moulton Marston, seorang psikolog fisiologis dengan gelar Ph.D. dari Harvard Buku tahun 1928, Emotions of Normal People, menjelaskan teorinya tentang bagaimana emosi manusia normal menyebabkan perbedaan perilaku di antara kelompok orang dan bagaimana perilaku seseorang dapat berubah dari waktu ke waktu. Karyanya terfokus pada fenomena psikologis yang dapat diamati secara langsung dan terukur. Dia tertarik untuk menggunakan penjelasan praktis untuk membantu orang memahami dan mengelola pengalaman dan hubungan mereka.

Marston berteori bahwa ekspresi perilaku emosi dapat dikategorikan menjadi empat tipe utama, yang berasal dari persepsi seseorang tentang diri dalam hubungan dengan lingkungannya. Keempat jenis ini diberi label oleh Marston sebagai Dominance (D), Influence (I), Steadiness (S), dan Compliance (C).

MEMBACA KARAKTER DENGAN TEORI DISC



D (Dominance)

Dominants are very straight forward- Cenderung sebagai orang yang cepat dalam mengambil keputusan namun kadangkala keputusannya kurang didukung oleh data-data yang memadai, hal ini terjadi karena dia kurang memperhatikan hal-hal yang bersifat detil, dan kurang bisa bersifat sabar. Orang Tipe ini memiliki EGO yang sangat tinggi dan selalu ingin tampil di depan. 

Rekomendasi :
Cocok sebagai Pemimpin, Leader, Manager, Tipe ini hanya dimiliki oleh 3% manusia di Dunia.

I (Influence)

Influencers are outgoing persuasive and influence others through talking- Seseorang Yang Dominan Karakter I, Cenderung sebagai orang yang yang penuh percaya diri dia mampu meyakinkan dan memaksa orang lain untuk melakukan sesuatu, hal ini sangat didukung oleh keterampilan dalam berkomunikasi dan keberanian dalam mengambil keputusan. 

Rekomendasi :
Cocok sebagai Marketing, Motivator, Presenter, Negosiator. Lebih senang bekerja di luar ruangan

S (Steadiness)

People  like to be in the known and work at a  steady place- Seseorang Yang Dominan Karakter S, Cenderung sebagai orang yang sabar, bisa menjadi pengikut yang loyal sepajang sesuai dengan tujuan-tujuan yang ingin dicapainya, akan berprestasi optimal jika dia bekerja dalam situasi yang aman, tidak banyak pergolakan dan perubahan. Adanya pergolakan dan perubahan menimbulkan rasa tidak nyaman pada yang bersangkutan. 

Rekomendasi :
Cocok sebagai Staf, Administrasi, Dan Orang tipe ini sangat suka bekerja dalam suasana yang Aman. Tidak terlalu banyak tuntutan.

C (Compliance)

People adhere to rules, egulations and structure- Seseorang Yang Dominan Karakter C, Cenderung sebagai seorang yang mengharapkan kesempurnaan baik dalam kehidupan pribadi maupun aktivitas bisnis. Akurasi, detil, sabar adalah sifat yang menonjol pada orang ini. Dia dapat diandalkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang menuntut ketelitian dan standard kualitas yang tinggi. 

Rekomendasi :
Cocok sebagai Bagian Keuangan, Pengawas, Audit.

Ketika kita suda mengetahui dan mempelajari bagaimana membaca karakter seseorang dengan Teori DISC maka kita bisa mengurangi complain seorang guest di perusahaan.

Apakah kita hanya perlu membaca karakter orang lain? tentu tidak, karakter diri sendiri juga sangat perlu . Satu hal yang pasti kita tidak bisa merubah karakter yang sudah melekat pada diri sendiri namun, kita dapat mengkondisikan dengan suasana tertentu, artinya ketika kita adalah seorang dengan karakter (D) Dominance lalu bertemu dengan seseorang dengan karaker (D) juga maka, kita bisa merubah karakter menjadi "S" Steadiness. Kenapa? karena salah satu antara dua karakter D harus ada yang mengalah, jika tidak? pekerjaan di kantor akan tidak selesai dan lebih buruknya berujung perkelaihan.

DISC- dengan teori ini tidak hanya membuat kita pintar bergaul dengan rekan kerja, atasan dan guest atau tamu, tetapi juga bergaul di masyarakat.

Bagaimana dengan diri kamu sendiri? 
Sudah dapat membaca karakter pribadi kamu?

Kalau saya lebih cocok dengan karakter I, seseorang yang senang berbicara. Seseorang dengan tipe ini memiliki suara yang terdengar lebih keras dari tipe lain (saya banget). Tipe ini juga tidak menyukai hal-hal yang detail jadi, pekerjaan bisa terlantar karena banyak bicara. 

Semua tipe karakter tentu memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing yang membuat kita memerlukan orang lain. Jadi, berbuat baiklah kepada sesesorang jika kamu ingin diperlakukan dengan"baik".


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik